t h e s m a l l j o u r n e y . .

the time’s

Saat berada ditengah kota Kyoto, mendadak saya ingat Ando dan segera cari info apakah ada karyanya ditengah Kyoto. Ternyata ada beberapa, tetapi yang paling dekat adalah The Time’s dipinggir kali Takasegawa. Karena waktu yang terbatas maka segera saya memisahkan diri dari rombongan dan pergi berlari beberapa blok ke The Time’s (1983-1984).

Penugasan awal yang diterima oleh Tadao Ando pada tahun 1983 adalah renovasi bangunan, tetapi dia tidak terlalu tertarik pada permintaan itu. Ando justru berpikir untuk merubah lingkungan di area tersebut dan, kemudian dengan caranya sendiri, mengusulkan untuk merenovasi blok, bukan hanya renovasi sebuah bangunan.

Bagaimanapun, langkah pertama adalah menerima penunjukan untuk renovasi bangunan, dan gagasan utama Ando adalah mengembangkan riverfront architecture. Sungai Takasegawa adalah sebuah sungai yang dangkal sehingga Ando membuat bukaan dan menyediakan tangga kearah sungai tersebut. Pemberi tugas merasa khawatir kalau terjadi banjir, tetapi Ando berkeras dia ingin mengeratkan hubungan (renovasi) bangunan dengan air (sungai). Dia ingin bangunan tersebut kelak seperti mengambang diatas air, seperti sebuah perahu diatas sungai.

Setelah selesai dengan renovasi gedung (1984) , yang kemudian disebut The Time’s, Ando kemudian merancang renovasi restoran Cina dibelakangnya, tanpa penugasan dari pemilik restoran tersebut! Dia kemudian mengunjungi pemilik restoran, mengutarakan gagasan renovasinya, dan pada akhirnya hanya mendapat marah dan omelan. Tetapi terus saja Ando mendekati si pemilik restoran selama 4 tahun sampai dia memperoleh persetujuan untuk merenovasi restoran tersebut. Berdirilah kemudian The Time’s 2 dengan gagasan design yang sama: mengembangkan hubungan bangunan dengan air (sungai) Takasegawa.

Berikutnya, dia sudah membuat gagasan renovasi gedung di belakang The Time’s 2 …

:: Back to e @ wordpress

May 4, 2008 - Posted by thesmalljourney | Uncategorized | | No Comments Yet

No comments yet.

Leave a comment