t h e s m a l l j o u r n e y . .

burj al hawwa

Map of DubaiIni petikan catatan perjalanan di Dubai, tetapi bukan tentang Burj Al Arab, Palm Island, Mall of the Emirates atau yang baru dan digadang-gadang tertinggi di dunia, Burj Dubai. Ini sedikit tentang arsitektur menara angin, elemen rumah tradisional Dubai yang akrab dengan lingkungan.

The Bastakiya QuarterBerjalan kaki pagi hari di sepanjang Dubai Creek sangat menyenangkan. Kita bisa berjalan di sisi timur Dubai Creek, yaitu bagian kota yang disebut Deira, atau di sisi baratnya yang disebut Bur Dubai. Selain arsitektur modern di sisi Deira, disepanjang perjalanan banyak kesibukan dilakukan diatas abra, sebutan untuk perahu tradisional, yang merupakan warisan bagaimana perdagangan dilakukan di Dubai sejak jaman dulu. Ujung perjalanan kearah utara bermuara pada Teluk Persia. Di sisi ini berlokasi pasar (souk) perdagangan emas, dan diseberangnya, di daerah Bur Dubai, kita akan sampai di area konservasi Bastakiya.

Wind Tower A Wind Tower B

Selain abra, elemen arsitektur tradisional yang masih dapat dijumpai adalah menara angin, baik yang masih asli maupun yang sudah berkembang pada masa-masa sesudahnya. Menara angin ini disebut burj al hawwa, konstruksi aslinya dibuat dari anyaman batang pohon palem dengan kolom dan balok penguat dari batang pohon bakau.

Menara angin dibangun untuk menangkap angin dan mengarahkannya masuk kedalam rumah. Design-nya merupakan sebuah cerobong persegi empat yang ditengahnya dipasang sekat diagonal sehingga membentuk 4 buah shaft segitiga. Dengan demikian ia dapat berfungsi menangkap angin yang bertiup dari arah manapun; setengah bagian shaft memasukkan angin segar kedalam rumah dan bagian lainnya memberikan jalan bagi udara panas yang terdorong keatas dan keluar rumah.

Pasangan balok-balok kayu pohon bakau dibangun keatas dengan jarak tertentu. Hal ini dilakukan untuk memecahkan dua masalah. Yang pertama, dari sisi dalam menara, konstruksi ini dapat berfungsi sebagai tangga yang diperlukan untuk pemeliharaan dan perbaikan. Dari sisi luar, susunan ini diperlukan untuk memperkokoh kekuatan struktur menara sekaligus sebagai platform untuk perbaikan bangunan. Pada saat-saat tertentu, tangga ini dipakai untuk menutup menara angin dengan batang-batang kayu horisontal mencegah masuknya serangga, burung, air hujan atau badai pasir. Tentu saja pada saat seperti itu fungsi menara berkurang jauh dalam menyalurkan angin.

Wind Tower C Wind Tower D Wind Tower E Wind Tower Ft

Ruangan yang tepat berada dibawah menara angin berfungsi mendistribusikan udara masuk dan menahan pasir dan debu yang terbawa angin. Caranya dengan menaikkan lantai di lokasi tersebut antara 15-30 cm. dan membuat tinggi bersih dari lantai sampai bibir bawah menara sekitar 1,5 meter. Dengan demikian pasir dan debu jatuh lebih cepat ke lantai, dan percepatan angin bertambah karena tinggi ruang yang lebih rendah dari ruang-ruang yang lain.

Area Bastakiya sendiri mulai dibangun oleh kelompok pendatang dari daerah Bastak di Iran pada awal abad 20. Lokasi Bastakiya kira-kira sejajar dengan Dubai Creek dengan as memanjang ke arah utara-selatan, tegak lurus dengan Teluk Persia. Dengan demikian orientasi menara angin mengikuti as ini dengan variasi sekitar 5 derajat dari as utara-selatan. Dengan design shaft terdiri dari 4 segitiga, bidang yang menangkap angin bersudut 45 derajat terhadap arah angin. Pengaturan ini membuat fungsi menara menjadi jauh lebih efektif. Bidang penangkap angin menjadi lebih besar dan pada saat bertemu dengan angin yang datang pada sudut 90 derajat (angin datang dari berbagai sudut bukan?), arus angin lebih terarah masuk kedalam menara (dan turun kedalam ruang) dengan lebih sedikit turbulensi.

Pada beberapa rumah tradisional bahkan ruang dibawah menara angin dijadikan ruang utama. Lantainya tidak dinaikkan, tetapi lokasi itu menjadi tempat kumpul keluarga pada siang hari, dan menjadi tempat tidur pada malam hari. Bagi keluarga yang mempunyai kemampuan lebih, mereka membangun sampai dua atau tiga menara, dan lebih tinggi dari rata-rata. Hal ini dilakukan untuk menangkap arus angin yang lebih deras diatas, serta sekaligus menjauhkan jarak bukaan menara dengan penutup atap yang relatif panas sehingga mengurangi tertiupnya hawa panas masuk kedalam rumah.

 

:: Back to e @ wordpress

March 27, 2008 - Posted by thesmalljourney | Uncategorized | | No Comments Yet

No comments yet.

Leave a comment