t h e s m a l l j o u r n e y . .

ulaanbaatar

map of mongolia

Mongolia berada ditengah Asia, berbatasan dengan Cina dan Rusia (Uni Soviet), dengan ibukota Ulaanbaatar. Di sisi Utara pada umumnya terdiri dari hutan dan pegunungan, sedangkan sisi Selatan adalah dataran rendah gurun dan padang rumput. Mongolia secara rata-rata berada pada ketinggian 1580 meter diatas permukaan laut, dan dikenal pula sebagai Land of the Blue Sky.


ubcity05

airport chinggiskhaan ubcity02 ubcity03

ubcity04 ubcity01 ubcity07

Berhubungan dengan kondisi alam dan geografisnya, hidup berpindah (nomad) menjadi kebiasaan penduduk Mongolia sejak jaman batu dulu. Mereka menggembala hewan ternak pada padang dan gurun yang luas, berpindah sesuai musim serta mencari pakan ternak dan air. Karena kebiasaan ini maka penduduk Mongolia mempunyai bangunan yang khas yang disebut ger atau yurt. Pada strata sosial yang lain, berkembang juga arsitektur Mongolia yang dicerminkan oleh bangunan kekaisaran Mongolia jaman dulu dan pengaruh agama Budha. Informasi lebih lengkap tentang arsitektur di Mongolia bisa lihat [disini].

Saat ini hampir separuh penduduk Mongolia tinggal di Ulaanbaatar. Jumlahnya sekitar 1,2 juta orang, dan sekilas melalui pengamatan visual, Ulaanbaatar saat ini mungkin hanya mampu menampung separuh dari jumlah penduduknya sekarang. Jadi, dapat Anda bayangkan kalau dilihat dari langit, maka ditengah hamparan pengunungan dan padang rumput yang luas terlihat kota Ulaanbaatar yang padat, mulai dipenuhi bangunan tinggi tetapi disana-sini masih diisi oleh ger.

Pada kenyataannya memang banyak kantong-kantong ger di kota Ulaanbaatar. Para pendatang dari kampung tidak mampu membeli rumah kota, dan mereka mendirikan rumah-rumah tradisionalnya di tengah kota. Menurut informasi lokal, setidaknya terdapat lebih dari 60% penduduk Ulaanbaatar tinggal di ger.

Masalah utama barangkali bermula dari sistem pemerintahan Mongolia. Dulu pemerintahan Mongolia bersifat sosialis dan mempunyai hubungan erat dengan Uni Soviet yang berperan sebagai pelindung kemerdekaan (Uni Soviet membantu Mongolia memperoleh kemerdekaan dari Cina). Sistem politik dan ekonomi Mongolia, seperti di Uni Soviet, adalah terpusat pada pemerintah yang menyiapkan semua kebutuhan penduduk. Pemerintah menyediakan perumahan rakyat, pekerjaan dan mendirikan banyak perusahaan milik negara. Pada saat sistem sosialis a la Uni Soviet runtuh, pemerintah menjual hampir semua pabrik dan perusahaan milik negara kepada swasta. Sistem ekonomi berubah dari sosialis menjadi kapitalis; privatisasi terjadi di hampir segala jenis aktifitas bisnis.

ubcity06 ubcity08 ubcity09

Perubahan ini mengakibatkan banyak penduduk kehilangan pekerjaan dan kehilangan kemampuan mempunyai rumah sendiri karena terbiasa disediakan oleh pemerintah. Ini, barangkali, manjadi salah satu alasan utama terjadi urbanisasi ke Ulaanbaatar. Penduduk mencari sesuap nasi di kota besar dengan mendirikan ger sebagai rumah tinggalnya di kota. Tidak dapat disangkal bahwa saat ini sedang terjadi pembangunan besar-besaran di Ulaanbaatar. Mongolia membuka negaranya bagi investasi asing. Gedung-gedung tinggi bermunculan. Juga perumahan dan apartemen. Tetapi pembangunan sekarang adalah untuk kepentingan bisnis dan investasi, yang seperti juga terjadi di banyak negara lain, tidak terjangkau oleh rakyat kebanyakan.

gercity-01 gercity-02 gercity-03

.

Rumah tradisional ger

Ger sudah digunakan sebagai hunian sejak orang-orang Mongolia beternak dan menggembala. Bentuk denah ger adalah lingkaran, dibangun keatas menjadi seperti tabung tetapi dengan bentuk atap lengkung berlubang ditengah (toono) sebagai outlet untuk mengeluarkan asap dari alat pemanas yang diletakkan di tengah ruangan.

gerd-01 gerd-02 gerinterior-01

Pada dasarnya ger terdiri dari rangka dinding kayu (khana), selimut bangunan dari kulit hewan (isegei), rangka atap (uni), dan pintu kayu. Ukuran ger mencerminkan kemakmuran pemiliknya; makin besar ger berarti makin kaya pemiliknya. Sebuah ger yang umum dimiliki orang kebanyakan biasanya terdiri dari 4 atau 5 khana dan 88 uni. Setiap “modul” khana panjangnya sekitar 230 cm dengan ketinggian antara 150~180 cm. Ger ini dapat dibongkar-pasang dalam waktu 1 jam, dan dapat dipindahkan dengan gerobak kayu yang ditarik oleh kuda atau hewan lain.

Rangka dinding kayu (khana), terdiri dari balok-balok kayu yang dijalin diagonal seperti wajik dan diikat dengan kulit pada simpulnya. Jumlah ikatan pada setiap garis vertikal biasanya antara 10 sampai 15, dan setiap khana merupakan modul yang dapat dirangkai dengan khana yang lain membentuk dinding melingkar. Pertemuan dua ujung dinding melingkar khana menjadi satu-satunya pintu pada ger. Biasanya dibuatkan kusen kayu dengan rangka (threshold) pada empat sisinya (kusen kita biasanya hanya 3 sisi tanpa sisi bawah). Rangka bawah ini secara tradisi dianggap penting karena menyimpan ruh ger. Sebaiknya tidak menginjaknya karena akan dianggap tidak menghormati rumah dan menantang pemilik rumah. Rumah ger biasanya menghadap ke Selatan sebagai arah depan, dan di sisi Selatan itu diletakkan pintu. Sisi Utara di dalam ger, yaitu sisi yang berseberangan dengan pintu, merupakan lokasi yang dianggap paling terhormat. Disana ditempatkan benda-benda keagamaan atau benda lain yang dianggap keramat atau perlu dihormati. Tempat duduk di sisi Utara adalah tempat yang paling terhormat, disediakan untuk tetua, kepala suku atau tamu-tamu khusus. Secara tradisi, sisi Barat adalah tempat para lelaki berikut alat-alat berburu, dan sisi Timur untuk kaum wanita dan peralatan dapur.

gerkhana-01 gerheater-01 gertoono-01

gerinterior-03 gertoono-02 khana05 gerinterior-02

gern-03 gern-01 gern-02 gerheater01

Rangka atapnya seperti rangka pada payung. Membentuk perletakan kayu melingkar ke satu pusat arah puncak tertinggi dan merendah ke satu arah luar. Sisi atas berhenti dan dikunci pada cincin atap (toghona). Cincin ini yang kemudian membentuk lubang pada puncak atap. Lubang ini dapat ditutup dengan lembaran kulit apabila diperlukan.

Akhirnya, khana akan diselimuti oleh kulit hewan (domba atau hewan lain). Pada musim dingin selimut kulit akan dibuat beberapa lapis. Selimut kulit ini diikat oleh tali-tali yang dibuat dari rambut hewan. Tali pengikat ini biasanya ada 3 melingkari dan mengikat selimut kulit ger. Ikatan kulit paling bawah berjarak sekitar 30 cm dari muka tanah sehingga pada musim panas selimut kulit bisa digulung keatas untuk memasukkan udara segar kedalam ger.

Bagi yang ingin mengetahui lebih rinci tentang gert lihat [disini] dan cara membangunnya dapat dilihat [disini]

.

:: Back to e @ wordpress

September 30, 2009 Posted by thesmalljourney | Uncategorized | | No Comments Yet